"Dzikir bagi hati laksana makanan bagi tubuh. Maka sebagaimana tubuh tidak akan merasakan kelezatan makanan ketika menderita sakit. Demikian pula hati tidak akan dapat merasakan kemanisan dzikir apabila hatinya masih jatuh cinta kepada dunia’. Apabila hati seseorang telah disibukkan dengan mengingat Allah, senantiasa memikirkan kebenaran, dan merenungkan ilmu, maka dia telah diposisikan sebagaimana mestinya…” (Majmu’ Fatawa, 2/344)
Showing posts with label Tausiah Of The Day. Show all posts
Showing posts with label Tausiah Of The Day. Show all posts
Thursday, January 20, 2011
Dzikir Ibadah yang Sangat Agung
Sesungguhnya keutamaan dzikir itu tidak terbatas kepada tasbih, tahlil, tahmid, takbir dan semacamnya. Akan tetapi, setiap orang yang beramal ikhlas karena Allah ta’ala dengan melakukan ketaatan maka dia adalah orang yang berdzikir kepada Allah ta’ala.
"Dzikir bagi hati laksana makanan bagi tubuh. Maka sebagaimana tubuh tidak akan merasakan kelezatan makanan ketika menderita sakit. Demikian pula hati tidak akan dapat merasakan kemanisan dzikir apabila hatinya masih jatuh cinta kepada dunia’. Apabila hati seseorang telah disibukkan dengan mengingat Allah, senantiasa memikirkan kebenaran, dan merenungkan ilmu, maka dia telah diposisikan sebagaimana mestinya…” (Majmu’ Fatawa, 2/344)
"Dzikir bagi hati laksana makanan bagi tubuh. Maka sebagaimana tubuh tidak akan merasakan kelezatan makanan ketika menderita sakit. Demikian pula hati tidak akan dapat merasakan kemanisan dzikir apabila hatinya masih jatuh cinta kepada dunia’. Apabila hati seseorang telah disibukkan dengan mengingat Allah, senantiasa memikirkan kebenaran, dan merenungkan ilmu, maka dia telah diposisikan sebagaimana mestinya…” (Majmu’ Fatawa, 2/344)
Sunday, January 17, 2010
Tausiah Of The Day

BismilaahirrahmaanirrahiimJika hati gelisah, gundah, selalu bersedih, tidak semangat dalam hidup, ditimpa musibah, amarah, dan terbebani oleh berbagai urusan, maka ucapkanlah dengan penuh keyakinan
hasbunaalaahu wani'malwakiil“Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung”
(QS. Ali Imran [3]:173)
Menyerahkan semua persoalan dalam hidup kepada Allah, bertawakal kepadaNya, percaya akan janji-Nya, berbaik sangka terhadap-Nya, dan bersabar menanti jalan keluar yang diberikan oleh-Nya merupakan buah keimanan yang paling berharga.
wakafaa birabbika haadiyan wanashiiraan“Dan cukuplah Tuhanmu menjadi Pemberi petunjuk dan Penolong”
(QS. Al Furqaan [25]:31)
Subscribe to:
Posts (Atom)