Terinspirasi dari sukanya Cinta ma makanan yang satu ini, terutama seringnya ia membajak mangkok Indomie orang dewasa di rumah. Caused ia memang dilarang keras makan makanan satu ini.
Kalaupun ia makan mie, mie-nya pasti mie telor dengan bumbu ulek-nya mba ... or kalau ia berkeras mau Indomie, hanya mie-nya saja without bumbu-bumbunya ........
So dalam rangka menyenangkan hati bidadariku, bersikeraslah aku untuk membuat Mie Ayam weekend terakhir di Bulan Feb 2009 ini.
Dimulai hari Kamis belanja bahan di Hari Hari sbb :
- Mie pangsit AA kemasan kecil (isi 5 gulung, gak berani banyak2, namanya juga b e l a j a r)
- Daging ayam giling : 1 sendok nasi (sendoknya mas bagian daging di Hari Hari)
- daun bawang
Lalu tanya sang pakar (ibuku tercinta) bumbu untuk ayamnya :
- Bawang putih 3 siung
- Bawang merah 5 siung
- Lada secukupnya
- Ketumbar secukupnya
- Kemiri 2 buah
- Daun bawang secukupnya
- Kecap secukupnya
Kuah mie ayam :
- Bawang putih di geprek
- Tulang / tetelan
Cara membuatnya :
- Buat bumbu halus : bwg putih, bwg merah, lada, ketumbar, kemiri.
- Bumbu halus masuk ke wajan yg sudah berisi minyak panas sampai wangi.
- masukkan daging ayam giling sampai matang.
- Diberi kecap secukupnya sampai warna ayam coklat kehitaman ..
- Masukan garam secukupnya
- Masukan gula putih, sebagai pengganti penyedap, secukupnya.
- Terakhir masukkan daun bawang dan aduk sampai merata. Matikan api.
- Rebus mie di kuah kaldu yg sudah di buat.
- Taruh ayam dan potongan daun bawang diatas mie.
- Kasih kecap bango sedikit dan saos sambal cap pohon cabe.
Hmm ... Lumayan mak nyus! Gulungan pertama kusantap berdua Cinta n you know what she said, "kakak sayang mimi" ... Wah indahnya dunia ... "Mimi sayang kakak juga .... "
Berikut penampakannya :
No comments:
Post a Comment